Jan 10th, 2008
Review kuliah terbang #12 “IMS dan HIV-AIDS”
IMS (infeksi menular seksual) dan HIV-AIDS memang sangat menakutkan, berbanding terbalik dengan bayangan kesenangan saat melakukan hubungan seksual, namun berdasarkan fakta yang diungkap saat perkuliahan berlangsung, ternyata masih ada saja orang yang tidak merasa takut terhadap dua sekawan syndrom diatas.
Jika masih kurang menakutkan menurut anda, silahkan mencoba berbagai tantangan di bawah ini:
Oke, cukup untuk berita menyeramkannya, karena saya sendiri sudah sangat ketakutan walau cuma menuiskannya di artikel ini. Untungnya dosen kuliah terbang dapat memberikan ceramah kuliah dengan sangat menarik, terutama saat memberikan informasi penanggulangan, pencegahan, dan perlakuan terhadap penderita IMS dan HIV-AIDS.
Kuliah kali ini di sajikan oleh tim dosen dari DAMAR (Serang Banten) yang merupakan salah satu dari badan pelaksana KPA (komisi Penyuluhan AIDS).
Yang termasuk IMS antara lain:
- Kencing nanah
- klamidia
- sifilis (raja singa)
- ulkus mole / chancroid / koreng yang disebabkan haemophilus ducreyi
- jengger ayam / kutil kelamin / condiloma accuminata yang disebabkan human papiloma virus
- herpes kelamin / genetalis / simpleks yang disebabkan herpes simpleks virus
penderita IMS 10 kali lebih mudah terinfeksi HIV, hiiyy… seyeemmm…
Beberapa trik pencegahan dikemukakan, salahsatu yang paling sering di jelaskan pada tiap penuluhan adalah rumus A-B-C-D-E ; Abstinance, Be faithful, Condom is always, no Drug, dan personal Eqiupment is never to share.
penanggulangan yang bisa dilakukan jika terinfeksi salah satu dari IMS adalah sedapat mungkin terus melakukan pengobatan dengan/harus didampingi dan sesuai petunjuk dokter ahli. Ini adalah prosedur standar.