Mengenang Alm. Ustadz H. Mahfoodz Noor
Tim Redaksi Buntetpesantren.com telah menghimpun beberapa tulisan Almarhum Ustadz Machfoodz Noor yang dikirim melalui email untuk ditampilkan di Website Buntet Pesantren. Sudah banyak tulisan yang beliau kirimkan. Kami tampilkan kembali sebagian tulisan beliau sebagai bentuk simpati kami kepada beliau.
Semoga beliau di alam barzah mendapatkan kebaikan dari amal pena beliau yang penuh makna dan manfaat yang banyak  Amin
(1) Assalamu alaikum war.wab.
Selesai Subuh & Qura’n. Inilah tepatnya datangnya ilmu Allah swt. Madu&Kayumanis, obat dari19 macam penyakit, ie kanker, kolestrol, serangan jantung dsb (silahkan buka email:Rasidi@wicaksana.co.id). Hanya tawon yg pernah menerima wahyu.
Tadi malam selesai pertemuan dgn Pak Muzadi dari PBNU bersama Dr Bina Suhendra Dr Pharmacy, 15th di Jerman, yang baru memeluk Islam 2 th lalu.(Dr mua’llaf).
Saya bertanya, mengapa tidak menggabung group ICMI Habibi (yg masih di Jerman), mengapa malah menggabung ke PBNU (sekarang dilantai 7 Keramat raya) ? Jawabnya yg aneh : Habibi itu SENTIL : Bahasa Jawa yg susah di terjamah, sampai ambil waktu lebih 3 menit dlm pertemuan anggota NU UK, mencari artinya sentil, pernyataan seorang academi tentang ahlaknya bekas President yg menjadi penyebab dia menyingkir dan memilih Gus Dur.
Ahirnya disetujui rapat, bahwa Habibi itu orangnya sentil, tidak simpatik, merasa terpintar dan orang lain dianggap bodoh semua. Kalau tidak ada ilmu yg bisa dibanggakan, sisa baju barunya yg disombongkan. Subahanallah…Ini suatu penemuan academi membaca character bekas pemimpin rakyat. Sekarang kita temukan istilah akhlak academic terbaru tenatang BERGAUL. Lues, ramah, muka manis, cerah (charm), supel, muka tidak menjemukan etc Ahlak tertinggi yg pernah di ucapakan Siti Khadijah r.a. menyambut Mohammad yg ketakutan menggigil akibat dekapan malaikat Jibril a.s. di Goa Khira. : ABSYIR (janganlah sedih hati); Fa wallahi la yuhzikallahu abada : Demi Allah, Allah tidak akan (tidak mungkin)menghina (merendahkan, menyia-nyiakaP) kamu. sedangkan engkaulah PENYAMBUNG RAHIM (shilatur rahim yg sudah saya emailkan)
Dari mana datangnya aspirasi S.Khadijah r.a. jauh hari sebelum kenabian Mohammad. Pernyataan yg diporkuat dgn sumpah ???? Ahlak adalah yg terutama sebelum datangnya syaia’t.
Kenikmatan Allah swt kedua, dalam perpisahan Pak Muzadi di resturant, saya didampingkan kpd wartawan Tempo (6th) Nezar Patria (asli Aceh), sekarang belajar ambil master di London School of Ekonomi. Alhamdulillah saya merasa berhasil utk meyakinkan Mega authority, Mega keramat bagi ummat yg tersirat dibalik bahasa Arab (ie bhs Quran). Saya coba menggunakan bahasa wartawan : Penulis itu sama halnya dgn profesi lain, ie pembicara pedagang dsb. berusaha utk merangkum pemabaca tulisannya, menarik pendengar, pembeli / langganan sebanyaknya, Birokrat, menimbun suara. Bedany Khotbah Mufti setiap Jumat, tidak ada harapan imbalan popularitas tidak pangkat, tidak harta. Kita bisa menghargai ambisi utk menikmati dunia selagi tidak ada yg tertindas atau terkorban karenanya. Akhir bicara dia berniat utk ibadah haji. Tapi saya tegaskan lagi, bahwa niat yg benar harus membayar deposit dulu, kalau sampai booking di cancel, deposit menguap
Salam utk Kiyahi2 dan santeri Buntet. Mohon doanya.
M.Noor
(2) Wa alaikumu salam wa.wab.
Kian terasa mendalam bahwa menulis dan bicara kpd santeri berarti bicara kpd diri sendir. Membacakan / mengartikan Quran atau Hadis, sama halnya saya menasehati diri sendiri. Istilah USHIKUM WA IYYAYA bi taqwallah, harus dibalik USHINI NAFSY (awwalan) baru wa iyyakum. Attaqwa HAHUNA (hati), bukan di otak. Bertimbun ilmu dikepala, berduyun analisa para scholars, menggodang teori2 academisi, untuk memecahkan problem ummat, tapi tidak mengenai sasaran, karena semua ini HAMPA TAQWA. Bangga dan bahagialah dgn kehidupan santeri di kampung, ngaji diwaktu fajar hanya dgn lampu minyak tanah. Lemah physik karena puasa, demi meraih Taqwa tertinggi sebelum mengejar ilmu dikelas
Bedanya ilmuwan sekarang dgn ulama Sabiqin, (menurut sepicik pengelihatan saya), karena bumbu taqwa sudah tidak terasa pedas seperti zaman Imam Syafie dll. Mereka Ulamau’ssabiqin, tidak mengejar Academic degree, dalam kartu namanya tidak ada embel2 Dr, Phd, sedangkan titel Imam pun adalah kreasi santerinya. Allahumma infa’ny bima allamtany, wa a’llimny ma yanfuny, wa zidny ilma.
Alhamdulillah, hidayah Ilahy yg ada di pesaantren, bukan buatan manusia. Mari kita baca dgn mata hati yg jernih.Jangan membanding dan mengaca dgn system pendidikan yg bermuluk dgn istilah MODERENISASI (zero taqwa). Kita akan dijejeli dgn million curriculum non Islamic dan menghina kitab kuning yg penuh dgn BARAKAH.
Siapa yg tahu definisi Taqwa, Barakh etc. Alladzina yu’minuna bil ghaibi. Kita masuk kedaerah Iman kpd yg ghaib. Demikianlah istilah Qura’ny mengenai ghaib. Innamal ghaibu lillah..Yakhsyauna rabbahum bil ghaibi. Apa yg masih dirahasikan Allah, kita tdk akan mampu mengungkapkan, Uji kemurnian iman kpd Allah, kpd akherat etc. Karena tidak ada mahluk yg bisa menuntun kpd inti ghaib. Demikianlah HIDAYAH ILAHY yg perlu di syukuri nikmatnya. Mereka hanya tahu ada penyakit keturunan, tapi mereka tidak tahu adanya DNA hidayah yg kita warisi dari nenek moyang. Idza mata ibnu adama inqatha’ amaluhu….Wa waladin shalihin yadu’ lahu. Jangan lupa mendoakan orang tua, jangan lupa terima kasih kpd almarhum yg sudah mewariskan DNA Ilahy berupa hidayah. Lebih dari itu : Allahumma igfir lil mu’minina wal mu’minat, wal muslimina wal muslimat AL AHYAI’minhum WAL AMWAAT.
Salam utk para Muttaqin dan mohon doanya.
(3) BISMILLAHIR RAHMANIRRAHIM,
Doa Nai Ibrahim a.s (26;83) Rabbi habli hukman wa alhiqny bishshalihin : Ya Tuhanku, berilah aku HUKM (ilmu agama, benar/tapat dlm mengambil keputusan, dan sebagai Utusan), masukkanlh aku dlm golongan shalihin. (84) waja’lny lisana shidqin fil akhirin : Jadikanlh kehormatan/junjunganku suatu per-ingatan bagi ummat kemudian. (85) Waja’lny min waratsati jannatin nai’m : Jadikanlah aku salah satu pe-warits Jannatun Nai’m.
(14;40) Rabbi ija’lny muqimas shalati wa min DZURRIYYATY :Jadikan aku penegak shalat, juga KETURUNANAKU, dan ijabahilah doaku. (2;124) Inni jai’luka linnasi imama, qala wa min DZURRIYYATY : Sesudah N.Ibrahim as lulus dari percobaan2 Allah Swt , ALLAH Swt. bersabda sesungguhnya AKU jadikan kamu imamnya (seluruh) manusia, sambut (N.Ibrahahim a.s.) masukkanlah KETURUNANAKU..
Di Mina th 2004, sempat saya sampaikan kpd jamah haji, bahwa bersama N.Ibrahim a.s. kami (keturunan) telah ditunjuk utk memikul tugas sebagai IMAM. Merobah marga dari Bin Fulan kpd Ibrahimy, suatu pengakuan dan kesediaan utk memikul tugas Ilahy terberat, tugas jadi panutan ummat sepanjang masa sampai kiamat.
Silahkan buka email :Mohammad Yunus (
Sekali lagi: Siti Khadijah r.a. yg memberikan titel AL-AMIN kpd Rasulullah shallallahu alaihi wa alihi wa sallam., jauh sebelum kenbaian beliau. Dalam meng-kaji Al-amin, kalau saya titipkan 5 perak kpd sdr Rahmat, dan esoknya saya tanyakan dan titipan itu ternyata masih utuh. Maka yg menerim titel Al-amin adalah sdr Rahmat, padahal yg ambil resiku rugi, resiku di tipu adalah saya.
Mari kita pikirkan bersama dgn santri Buntet. Sampai dimana ihlasnya hasrat santeri2 (termasuk saya) utk terjun kelapangan Miskin. Samopai dimana kemampuan dan kesungguhan kita utk me-realisir : WA HUBBAL MASAKIN. Mari kita kerahkan potensi Amanah, potensi doa, potensi Hizb.
Saya ingin pulang utk turut berjuang digaris depan. Amien.
(4) BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Semua Da’ie, journalis, penulis, penyiar TV, internet, selalu berusaha utk mencapai muximum popularity. untuk ini mereka harus pandai membaca lidah ummat, masakan apa yg mereka bisa telan. Dengan kata lain, apa yang menjadi ukuran adalah standard ilmu agama ummat itu sendiri. Demikianlah nampak kondangnya Dai’ kita yg bermunculan setiap priode, ada M.Zet, AA Gym, Ainun. etc. Sering terjadi seorang Dai’e yang sampai menggunakan Sabda dan bahasa Ilahy dengan KELAKAR. Bahan hiburan dalam harlah, perkawinan, sampai kepada KHUTBAH Juma’h. Di lain segi, kritisnya ummat Ajamy, tidak sebanding dengan pengertian ummat Qur’any (berbahasa Arab), tentang sumber aslinya Q/Hds. (18;109) Qul laukana al bahru midadan likalimati rabbi lanafidal bahru qabla an tanfada kalimatu rabbi..(31;27) Walau anna ma fil ardli min syajaratin aqlamun wal bahru yamudduhu min ba’dihi sab’atu abhurin ma nafidat kalimatullah. Artinya tidak ada bahasa makhluk yang bisa menjajaki penuh arti mendalamnya bahasa KHALIQ, termasuk bahasa makhluk Arab. Terpilihnya bahasa Arab sebagai bahasa Qura’n (ber-composisi Ilahy), mengandung beberapa hikmah mendalam, anatra lain untuk mematangkan / mendidik ummat kearah ahlak pergaulan tinggi antar hamba dgn Tuhannya, antara mahkluk sesamanya etc. (6;163) Qul inna shalaty wa nusuki wa mahyaya wa mamati LILLAHI Rabbil Alamin.,la syarikalahu WA BIDZALIKA UMIRTU (5;2) Wa ta’awanu alal birri wat taqwa, wala ta’awanu alal itsmi wal ‘udwan.
Dalam Harian Arab vis-a-vis istilah agama, semisal alhamdulillah, Masya Allah, Nau’zubillah, Inna lillah, etc. Terulangnya lafdzul jalalh beratus kali dalam ucapan harian, tercetaknya lafdzul jalalah beribu dalam majallah & harian, bermilun dalam karangn buku etc. Cukup menjadi ukuran banding inti, betapa jauhny jarak antara Ajamy & Araby. (3;191) Alladzina yadzkurunallah qiyaman wa qu’udan, wa ala junubihim (33:35) Wadz dzakirinallah katsiran wadz dzakirati a’a'ddalllahu lahum maghfiratan wa ajran adhima.  Adapun hadits yang populer: La farqa baina arabiyyin wa ajamiyyin illa bit TAQWA, ini dihusukan sebagai ukuran Taqwa antara Arab dan Ajamy dalam IBADAH, sedangkan utk menjadi mujtahid syar’ie, dia tidak bisa menghindar dari bahasa aslinya.
Discrediting agama dengan barometer Non-islamic teknology modern. sesudah sabda terakhir turun (5;3)Â Al
Menyoroti tentang mundurnya Timur Tengah, jauh terbelakangnya mereka kaum yg berbahasa sabda,  berdalilkan : Wa la tansa nashibaka min ad dunya (28;77), terdukung dgn doa : Rabbana a’atina fiddunya hasanatan wa fil akhirati hasanatan (2;202). Tetapi melupakan sabda ukhrawy yang akan tersandang ABADI sesudah wafat (4;77) Qul matau’d dunya QALIL, (47;12) Wal ladzina kafaru yatamatta’una wa y’akuluna
Kurang dari sebulan lagi: (22;37) Wa man yua’dzdzim sya’a'irallahi fa innaha min TAQWAL QULUB. Terpusatkan di Makkah/Madinah, adanya MEGA SYI’AR ALLAH, yang hanya bisa terbayangkan agungnya oleh mereka yang di rahmati Allah, mampu berkelana dengan sambutan LABBAIKA ALLAHUMMA LABBAIK, LABBAIKA LA SYARIKA LAKA LABBAIK. Kian tahun kian meluap peng-gandrung akherat, melebihi kemampuan kawasan Masjidil Haram untuk menampungnya. “Fa innaha min taqwal qulub”, ada yang menafsirkan : Disinilah letak ungkapan hati yang paling TAQWA. Dilepaskan semua baju, pangkat berbintang duniawy, berpakaian serupa kafan di
Mari kita siapkan semampu potensi jasmany & Ruhany menyongsong SYI’AR ALLAH “the ultimate taqwa”, mengingat ayat (37;102) Inni ara fil manami anni adzbahuka fan dhur ma dza
Demikianlah : Al yauma akmaltu lakum dinakum wa ATMAMTU alaikum NIKMATY. Wa radlitu lakumul islama dina.
Allahumma a’i'nny ala dzikrika wa syukrika wa husni ibadatika ya RABB. Amien
(5) Turut menanggapi pemerhati kaum ibu.
Demikianlah teriakan kaum Hawa di selurh cakrawala dari abad ke abad. Kecuali Muslimatun yg bukan hanya menyadari bahkan syukurnya dan dekatnya kpd Yang Maha Bijaksana, bisa melebihi rasa nikmatnya opposite gender. Dengan di husus-kannya
Saya tidak mampu menjawab ketimpangan antara kedua kelamin yg menyolok dalam dunia kepegawaian/bureaucracy / politik etc. karena physical creation ditambah dgn Muslimatnya yang menyolok sangat beda.
Satu trend yg menggembirakan, bahwa dari 700.000 yg berhasil dagangnya dari pinjaman bank Grameen sonder agunan (Prof.M.Yunus), 70% adalah pedagang wanita.( yg tahu dan setia mengamalkan amanah).
Usaha wanita semi agama: Oprah Wingrey, bekas pioneer Chatting programme TV
Hadis Abi Hurairah r.a. Rasululah Shallalahu alihi wasallama, bersabda: Tiga bayi dlm ayunan yg bisa bicara: 1) N.Isa a.s. 2) Jarraj dari Bani Israel, ketika datang ibunya mengetok pintu dan memanggilnya, pada saat dia sedang sembahyang. Dalam hati bertanya apakah saya menjawab panggilan ibu atau aku terus menamatkan shalat ? Dia memilih utk terus sembahyang. Kemudian ibu berdoa: Ya Allah, panjangkan umur anakku, sampai dia sempat ber-juma dgn wanita jalang. Di tengah Jarraj semedi, datang wanita mengodanya utk ber-serong, tapi Jarraj tetap teguh dan menolak. Selanjutnya, si-jalang pergi menemui penggembala yg berhasil menggodanya sampai melahirkan anak. Rakyat ramai menuduh, bahwa ayah bayi adalah Jarraj, sampai demostrant mengusir dan menghancur tempat semedinya.  Sesudah Jarraj wudlu dan sembahyang, dia tanya kpd bayi: Siapakah ayahmu? Bayi menjawab: Ayahku adalah penggembala. Mendengar per-nyataan bayi, rakyat minta maaf kpd Jarraj dan menawarkan utk membangun tempat semedi Jarraj dari emas, tapi ditolak dan memilih bangunan dari tanah liat. Bayi ketiga : silahkan baca Shahih Bukhari, Hds No.645.
Demikianlah agungnya potensi ibu disisi Allah yang di isyaratkan lewat lidah ketiga bayi. Balasan apakah yg setimpal utk ibu yang telah malahirkan kami dalam keadaan ber-Hidayah Allahumma adzdzim ajraha,
(6) Selamat Eid-al-Fithry
Sejenak sebelum Mohammad sadar atas wahyu kenabiyan dan kerasulannya, ketika turun dari semedi di Goa Hira’, serba ketakutan menggigil Mohammad mengadu kpd isteri :
Ya Khadijah, maaly ?
Qad khasyitu ala nasfy.
(Apa gerangan yg menimpaku? Aku hawatir apa yg terjadi pada diriku).
Isteri yg semalaman tinggal dirumah, tidak menahu apa yg terjadi pada suami ketika ia berada di Goa Hira’, tetapi sepontan isteri menyambut suami dgn ucapan yg menghibur dan jaminan kuat dan tegas:
Kalla, absyir, fa wallahi la yukhzikallahu abada,
Innaka la tashilur rahima….
Jangan hawatir (wahai suamiku). Demi Allah,
Tuhan tidak akan menyia-nyiakan kamu, sedangkan
“ENGKAU PENYAMBUNG TALI ke-KELUARGAAN…”
JAMINAN nurany wanita, ditengah kesunyian, kegelapan Jahiliyah dari cahaya agama. Jaminan terkuat ter-segel dgn sumpah Ilahy, sebelum turunnya ayat pertama….
Bacalah drama kemesraan agung dari PROLETAR yg pulang MUDIK ber-Silatur rahim, selesai shalat Eid. Peluk menghangat dari warga yg telah lama berpisah. Tidak terasa air-mata membasah kuyub diatas pundak, sambil mengulurkan hadiyah sederhana.
Kesedarhanaan hidup KAMPUNG, terhiaskan Ramadlan, disiram dgn air Tadarusan dan Lilatul Qadar, mementaskan suatu Mega kelas Society ditengah masyarakat, Kelas Allahu Akbar, yg mampu melangkahi kantor, sekolahan rumah sakit dan mesin2 industri.
Ramadlan sebgaimana ibadah wajib lain, terulang setiap tahun dgn lancar dan sempurna, gigih menghadapi segala macam usik luar.
Ibadah puasa dan fardlu2 lain, tidak memerlukan lindungan dari organisasi pengatur duniyawi.
Hanya Allah semata yg menjamin lestarinya ibadah (Al Dzariyaat 56) “Wa ma khalaqtu al jinna wal insa illa liya’budun”.Setiap getaran gempa dan tiup puyuh Non-Islamic tidak mampu menembus terali baja Khadijah r.a.:
“Fa wallahi la yukhzikallahu ABADA”
Kullu aamin wa antum BI KHAIRIN.
(7) BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM
Ucapan siti Khadijah r.a. menyambut kembalinya Rasulullah s.a.w dari Gua Hira menggigil dgn rasa ketakutan: Absyir Fawallahi la yukhizkallahu ABADA, Innaka la tashilur rahima…ila akhirih. Jauh hari sebelum Kenabian Rasulullah s.a.w. Hanya Siti Khadijah r.a. yg berkeyakinan teguh, di dukung dgn sumpah Fa wallahi, bahwa engkau Mohammad (sebelum dinobatkan sebagai utusan Allah swt) tidak akan dipandang rendah oleh Allah (di sia-siakan / tidak diprdulikan), karena sesungguhnya engkau adalah  PENYAMBUNG tali kekeluargaan…
Shilatur rahim, suatu tindakan ter-SAKTI, sebelum di turunkanya syariat. terjamin dengan berkedudukan terhormat, tidak hina di sisi Allah. Ucapan salam, selamat pagi/siang/sore, sebagai pembuka jalinan persahabatan, bebas dari permusuhan, iri hati, sangka buruk dsb Kata pengenal dan rapatnya persahabatan. Dengan sepenuh hati dan kedua tangan terbuka siap memberi bantuan.
Jadikanlah Silatur rahim ini merupakan program dan dasar hidup. Setiap keluar rumah, berilah salam kpd tetangga. Didalam suatu hadis, ketika Rasulullah saw selalu mendapat peringatan dari Malaikat Jibril a.s.utk menjaga hubungan baik kpd tetangga, hampir-hampir Rasulullah sw, mengira bahwa tetanggany akan dimasukkan sebagai ahli waris. Setingkat lebih tinggi lagi, kalau sampai bisa mengantar sebungkus makanan, buah/kuweh, gula2 dsb Insha Allah dalam waktu singkat Allah akan menampakkan kemuliaan / kehormatan di dunia, hidup harmonis, sejahtera…
Saya cukupkan disini dulu. Mari kita kaji brsama tentang ucapan terihlas, dari hati jernih, ucapan S.Khadijah ra berfirasat Ilahy tertinggi, yg perlu diabdikan, di pupuk.
Mohon bantuan doanya.     Â
(8) Ass.w.w
Mas Dhabas Rakhmat yg saya hormati. Khusus utk warga Buntet, warga yg telah dimuliakan Allah sejak sugengnya almarhum K.Abbas. Dgn dalil bahwa seluruh
Saya dgn H. Royandi Abbas, mendapat penghormatan yg sama, ketika berangkat ke Saudi Arabia dibawah Pak Dubes Zabidi Tegal (almarhum).Sekarang saya di London, dianggap sebagai Imam di KBRI hanya kareena bisa bebahasa ARAB. bukan karena saya berilmu. Saya masih perlu belajar lebih lama lagi.
Sementara ini computer saya sedang rusak. saya tdk bisa menulis panjang2. Yang penting kalau tidak yg maha penting, dari hasil kajian saya. Mari kita perhatikan bersama tentang FASIHNYA BACA QURA’N. Sembilan kali Ramadlan, sengaja malaikat Jibril a.s. turun untuk tadarusan dgn Rasulullah shallahu alaihi wasallam, bukan mengajar tafsir atau arti Q. Menterjamah Q, berarti menurunkan derajat sabda ketingkat bahasa mahkluq. Tidak ada bahasa non Arab yg sempurna dan bisa menyalin bhs Q. terutama bhsa
Sekian dulu, nanti kalau computer saya sudah sembuh, Insya Allah saya akan menulis hal lain. Untuk sementara saya minta tolong: Bacakan Al Fatihah utk K.Abbas. Saya sedang merancang programme besar untuk Yatim dan fakir miskin di
Salam utk keluarga dan santri2. dan Mohon doanya dgn Tahajjud di sepertiga malam terachir. Kemarin baru saya postkan kealamat Ibu Faizah Ahmad. 1. Hizib Imam Nawawi; 2. Cuplikan wirid dari Ibnu Katsir.
Amien ya Rabb.
 M.Noor










Posted
on
Selasa, Desember 18th, 2007 at 10:26 under


Inilah rekam jejak yang diwariskan kepada ktia. Orangnya kini telah menghadap kepadaNya, artinya kitapun akan menyusulnya. SEmoga semua kebaikan ini mendapat ridoNya, seperti ditulis dalam artikel2 tersebut…
Desember 18th, 2007 at 10:32Innalillahi wainna ilaihi rajiunn…