Archive for the 'Dunia Pesantren' Category

18 Des

KH Ilyas Ruhiyat Meninggal Dunia

Tasikmalaya, NU Online
Inna lillahi wa inna ilaihi Rajiun. KH Mohammad Ilyas Ruhiyat, mantan Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meninggal dunia, hari ini, Selasa (18/12) sekitar pukul 16.15 di kediamannya, Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat.
“Ajengan Cipasung” yang memimpin PBNU bersama KH Abdurrahman Wahid itu meninggal dalam usia 73 […]

07 Des

Peran Sosial Santri

Pendahuluan
Pondok Pesantren adalah merupakan sistem pendidikan khas yang mempunyai tujuan untuk membentuk seorang Mukmin Muslim yang senantiasa taat dalam melaksanakan perintah agama serta menguasai ilmu tentang tata cara dalam melaksanakan perintah agama tersebut. Hal ini adalah sebagai perwujudan dalam upaya menyempurnakan fitrah manusia sebagai hamba Allah SWT di bumiNYA.

25 Nop

Beda Style Sama Visi

Oleh: Redaksi
Adakah perbedaan kepemimpinan Ki Dulah dengan Ki Nahduddin, sebagai sesepuh Pondok Buntet Pesantren Cirebon. Mbah Din, sapaan akrab KH. Nahduddin Abbas, dalam kepemimpinannya yang sekarang, visinya sama namun berbeda style (gaya). Style yang ditonjolkan mbah Din, lebih interaktif dan mau menjemput bola.

25 Nop

KH. Nahduddin Royandi Abbas Menghadiri Halal Bihalal Alumni Buntet

Oleh: Redaksi
Forum Silaturahmi Alumni BUntet Pesantren Cirebon (Forsila) se-Jabodetabek mengadakan acara halal bihalal, Ahad, 25 November 2007, bertempat di Aula PMII Ciputat Jakarta. KH. Nahduddin Royandi Abbas (72 th) berkenan hadir sebagai tamu khusus untuk memberikan tausiah dan sekaligus berdialog dengan para alumni sejabodetabek.

23 Nop

Kesadaran Multikultural Pesantren

Oleh: Sunarwoto

Benarkah pesantren tidak atau kurang memiliki kesadaran multikultural? Pertanyaan ini dikemukakan terkait dengan hasil sebuah penelitian yang dilakukan oleh ICIP (International Center for Islam and Pluralism), BKSPPI (Badan Kerjasama Pondok Pesantren se-Indonesia), dan AusAID beberapa tahun lalu.
Penelitian tersebut membeberkan hasil penelitiannya dalam seminar dan workshop “Persepsi Komunitas Pesantren di Jawa Barat terhadap Isu-isu Keagamaan […]

22 Nop

Oleh: Zaldeeho
Kematian adalah “jalan tol” yang akan ditempuh siapapun yang bernyawa.
Tidak ada hambatan orang yang hendak mati dalam kondisi apapun bisa
terjadi. Termasuk sebuah kematian yang terkesan memilukan, mengenaskan
atau kematian yang tragis.

15 Nop

Undangan Pengajian Habib Luthfi bin Yahya

Habib Luthfi bin Yahya yang merupakan Presiden Idarah Aliyah Jam`iyyah Ahlitthariqah Al-Mu`tabarah An-Nahhdiyyah dari Pekalongan akan memberikan pengajian Tasawwuf di Masjid Al-Muawwanah.
Pelaksanaanya pada hari Ahad tanggal 18 November 2007 ba`da Isya
Adapun alamat Masjid tersebut adalah Komplek Setneg- Jl. Cempaka Putih Barat No. 14 Cempaka Putih Jakarta Pusat. Pada hari Ahad tanggal 18 Nopember […]

15 Nop

Sang Pejuang, Sang Kiai

Akhir-akhir ini kita mendengar pernyataan berbagai pihak yang meminta agar Bung Tomo diberi gelar pahlawan nasional. Karena alasanalasan politik, Orde Baru tidak memberikan gelar itu kepadanya.
Memang terasa tidak adil terhadap Bung Tomo jika gelar itu tidak diberikan kepadanya karena alasan-alasan politik.Tetapi dalam halini ada sebuah sebab lain yang berada di belakang ”keharusan sejarah”atas langkah […]

09 Nop

Persamaan dan Perbedaan Kiai

Oleh: KH. Abdurrahman Wahid
KH Abdul Wahab Chasbullah lahir sebagai anak kaya di Bibis, Kota Surabaya. Ibunya memiliki ratusan rumah di daerah tersebut yang disewa oleh orang-orang Arab pada paruh kedua abad ke-19 Masehi.

08 Nop

ASAL-USUL CIREBON BERDASARKAN DATA TOPONIMI

Oleh: Arif Kurniawan
Berdasarkan kitab Purwaka Caruban Nagari nama ‘Cirebon’ berasal dari kata sarumban yang lalu diucapkan menjadi caruban. Kemudian caruban menjadi carbon, cerbon dan akhirnya Cirebon. Sarumban sendiri berarti ‘campuran’.
‘Campuran’ dapat dikaitkan dengan keadaan Cirebon yang dihuni oleh berbagai suku dan budaya. Purwaka Caruban Nagari juga menyebutkan bahwa penduduk setempat menyebut Cirebon sebagai ‘Negeri Gede’. […]

Ja'alanallahu waiyyakum minal 'aadina wal faaiziin