Archive for the 'Ramadhan' Category

10 Okt

Bantuan Komputer untuk Badan Hisab & Rukyat Buntet

Oleh: Zaldeeho
Badan Hisab dan Rukyat Pondok Buntet Pesantren Cirebon yang dipimpin oleh H. N. Bakar Sidqi, MPd, SHI, mendapat bantuan satu set komputer canggih beserta seperangkat printer dan lain-lain. Hal ini guna mendukung keperluan program perhitungan hisab dan Rukyat.

29 Sep

Puasa dan Visi Transformatif Islam

Menjalankan ibadah seperti puasa atau salat wajib sebenarnya bukan hal yang terlalu sulit. Setiap orang yang “kuasa” (tidak dalam keadaan sakit dan halanganhalangan syar’i yang lain) bisa menjalankannya dengan baik asal memenuhi syarat dan rukunnya.
Kebanyakan juga umat Islam bisa menjalankan itu sebagai manifestasi ketaatan total kepada Sang Mahapencipta. Namun, nilai atau pesan moral dari perintah […]

26 Sep

Hisab Awal Bulan untuk Tiga Bulan-Bulan Penting

Menyambut bulan Ramadhan, di bawah ini adalah data hasil perhitungan hisab dari seorang Guru MAN/MANU Buntet Pesantren Cirebon. Beliau mendalami hisab sudah cukup lama, dan hasil hisabnya bisa dilihat apakah sama persis dengan hisab ala NU, Muhammadiyah, atau Pemerintah.

26 Sep

Kembali Fitrah Kembali ke Masyarakat

Oleh: Mohammad Fathi Royyani
Tiap tahun kita selaku ummat Islam merayakan Idul Fitri. Namun perayaan kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. pada tahun ini kita disibukkan dengan berbagai bencana yang melanda kita. dari bernaca alam murni sampai dengan bencana alam yang berupa reaksi alam akibat prilaku kita. Kebakaran hutan, lumpur Lapindo, gempa di berbagai daerah adalah […]

26 Sep

Anjuran Saling Memberi Hadiah

Oleh: Drs. H. Dhabas Rakhmat, M.Pd
Antara Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi Wasallam Dan Hadiah
Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi Wasallam menerima hadiah dan tidak menerima sedekah. Dalam hadits Abu Hurairah radhiallahu `anhu, ia berkata;” Bila Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wasallam dihidangkan makanan, Dia selalu bertanya; Apakah ia hadiah atau sedekah? Jika dijawab, ‘Sedekah’ maka Dia berkata kepada para shahabatnya, […]

26 Sep

Jangan-jangan ini Ramadhan Terakhir

Bimasyi-atilLaah, dalam setengah bulan ke depan, kita sudah akan memasuki gerbang bulan paling suci di antara dua belas bulan; Bulan Ramadhan. Tidak ada seorang pun yang mampu menghalangi, bila Ramadhan mau menyapa kita.
Bahkan, maut sekali pun tak akan berdaya menghadang hadirnya bulan seribu bulan ini di tengah-tengah kita. Ramadhan tidak akan membatalkan kehadirannya meski satu […]

26 Sep

Ramadhan Bulan Peningkatan Diri

Oleh : Khoirurrijal, S.Ag, M.A.*
* Kandidat Doktor Di Universitas Moulay Ismail Meknes Maroko, Peneliti dan Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Jurai Siwo Metro Lampung, Pemerhati Masalah-masalah Pendidikan, Bahasa, Sosial Kemasyarakatan dan Keagamaan.
Waktu berjalan sesuai dengan sunatullah. Detik menjadi menit, menit menjadi jam, jam menjadi hari dan begitu seterusnya. Siang dan malampun datang […]

26 Sep

Malam Lailatul Qadar

Oleh: H. Dhabas Rakhmat
Salah satu keistimewaan bulan Ramadhan adalah satu malam yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia, Lailatul Qadar.
Banyak ayat didalam Al-Quran yang menceritakan tentang barakahnya malam ini, dimana pada malam ini diturunkan Al-Quran. Banyak diantara orang menunggu kedatangan Lailatur Qadar dalam sepuluh hari terakhir.

17 Sep

KH. Ali Syafi, MA: Kiat Mengisi Ramadhan dengan Sisa-sisa Umur

Kita sebagai manusia mempunyai watak yang sama yaitu kalau tidak diingatkan  suka lupa. Karenannya terkait datangnya Bulan suci Ramadhan ini, mari kita ingatkan diri kita masing-masing sembari menghabiskan umur, untuk mengisi ramadhan dengan. Demikian KH. Drs. Ali Syafi’ie, MA mengawali ceramah di majlis Ta’lim Al Istisyaroh, Kwitang Jakarta Pusat, 18 Agustus 2007, minggu lalu.

“Kita […]

16 Sep

Wasiat ke-3: Meninggalkan yang Mubah

Kajian Kitab al Minahus Saniyah karya Sayyid Abd Wahab As Sya’roni. Dalam wasiat ke tiganya, Imam Abd Wahab As Sya’roni menulis:

وَاتْرُكِ الْمُبَاحَاتِ طَلَبًا لِتَرَقِّى الْمَقَامَاتِ الْعَلِيَّةِ
Tinggalkanlah hal-hal yang mubah (dibolehkan) untuk menuntut tingkat kemuliaan yang tinggi. Karena tingkat kemuliaan seorang murid dalam irodah tidak akan sah sebelum ia dapat meninggalkan pekerjaan-pekerjaan yang mubah. Seorang […]

Ja'alanallahu waiyyakum minal 'aadina wal faaiziin