News for the ‘program’ Category
Katalog Pameran Tunggal Angga Cipta
Pameran Tunggal Angga Cipta, STATEment






Pembukaan Pameran Tunggal Angga Cipta
Rabu 24 Februari 2010
Pameran dibuka pada pukul 19.30 WIB. Kali ini Galeri Serrum mempersembahkan Angga Cipta (Acip), seorang mahasiswa seni rupa yang aktif berkarya. Disini dia menampilkan statement-statement verbal dan visual sekaligus dalam setiap karyanya.
STATEment

Pameran tunggal Angga Cipta
Statement = State * men * t
secara harfiah, state adalah negara bagian atau tempat dimana kau berinteraksi dan bersosialisasi
men adalah penggambaran sosok karakter pribadi
dan “t” adalah time, maka statement adalah hasil perkaliannya.
Yaitu sebuah bentuk pengungkapan ekspresi personal melalui bahasa verbal dalam menjawab semua fluktuasi kondisi dan kejadian-kejadian disekitar state itu sendiri dalam ruang dan waktu
Dalam pameran tunggalnya kali ini, Angga Cipta atau biasa dipanggil Acip akan menghadirkan berbagai statement kedalam bahasa visual berupa karya-karya berbagai medium seperti screen-print,graphic, video, dan lukis.
Statement seorang anak muda dan mahasiswa yang bertarung dalam kerasnya hidup dan situasi perkuliahannya.
Kurator : M. Sigit Budi
Galeri Serrum
Pembukaan : Rabu, 24 Februari 2010 jam 19:00
dimeriahkan oleh Dias-Dimas Show
dan launching VENTA HOUSE merchandise
Jl. Kayu Manis II no.12, Kayu Manis, Matraman – Jakarta Timur
Pameran kolaborasi L.O.V.E




12 februari 2010, Kayu Manis II, Jakarta Timur
Galeri Serrum untuk kedua kalinya telah menyajikan sebuah pameran. Kali ini mengangkat judul L.O.V.E yang berasal dari akronim Live On Visual Emotion. Idenya berasal dari tiga orang personil Serrum yakni, JJ.Adibrata, Ludzfi sabdakir dan M.Sigit Budi. Sebuah ide tentang representasi kata Love (cinta) dalam pandangan personal yang di ekspresikan malalui sebuah projek pameran kolaborasi.
Review Kuliah Terbang #17
Kuliah Terbang #17

Katalog Pameran Perdana Serrum Galeri
Project Akhir Tahun 2009

Selasa 29 Desember 2009, Dukuh Atas, Jakarta
Ini adalah hasil eksekusi Project Akhir Tahun dari Propagraphic, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, eksekusi kali ini hanya bertempat disatu titik, yaitu terowongan Dukuh Atas. Aksi ini berhasil menampilkan berbagai macam karya dan diikuti oleh beberapa komunitas-komunitas street art yang ada di Jakarta, seperti Stiker Serbu (karya wheat paste), Corat-Coret (Mural), Carter Paper (Mural). Beberapa komunitas dari Seni Rupa UNJ seperti Garis Keras (Mural), Speak Lala (Mural), SR 2009 (Mural) dan beberapa artisan lain seperti Rha Rha Rha (Poster dan Stiker), attomatic (Poster dan wheat paste), Bois (poster), Jah Ipul (poster), Kak Said ( poster), Isrol Triono (wheat paste), Selo (stencil), siluman banci (wheat paste), ekotoon (wheat paste), Monyols (wheat paste), Helo Guno (Mural), Jin (poster), Sunu (poster), emjie (wheat paste), Mamang Dika (poster dan wheat paste), Welly (poster), Robowobo (wheat paste), Arman (Poster), Ronal dan Hamdi (Mural), dan Toni Malakian (Mural).
Lihat juga di:
Project Akhir Tahun 2009
“Tahun Baru Harapan Baru”
Project Awal Tahun begitulah kami menamakan acara ini, menyikapi fenomena perayaaan pergantian tahun Masehi yang bukan hanya sekedar sebuah fase dari proses perjalaan sejarah hidup manusia, tetapi mungkin ini bisa menjadi suatu pengharapan untuk dapat menjalani ketahun berikutnya. Persoalan apakah akan lebih maju /sama saja atau malah mengalami kemunduran itu tergantung bagaimana kita menyikapinya.
Setidaknya istilah ini kami analogikan dengan bentukan kecil dari sebuah refleksi kami terhadap perkembangan evolusi manusia yang menuntut kita untuk selalu berkembang pada jenjang kehidupan selanjutnya. Baik ditinjau dari perspektif budaya, teknologi, ekonomi dan social yang kesemuanya itu pasti akan menimbulkan masalah-masalah baru yang akrab disekitar kita.
Dari kesemua penyelenggaraannya kami tampilkan berfokus pada satu tempat, yaitu Jakarta. Kenapa Jakarta? Ya’ karena kami melihat bahwa Jakarta adalah kota tempat pemukiman yang relatif besar, berpenduduk padat dan individu-individu yang secara sosial heterogen. Sebagai tempat pemukiman yang mempunyai wilayah yang cukup besar dan ditandai dengan adanya bangunan perkantoran yang megah, rumah yang permanen dengan tata letak yang teratur, pemukiman-pemukiman kumuh yang letaknya berada di pinggiran kota, jalan-jalan yang dipadati oleh kendaraan besar dan kecil, serta adanya aktivitas kehidupan 24 jam terus berjalan tanpa henti. Jakarta akhirnya harus dipandang sebagai potensi yang sangat besar untuk kebudayaan. Budaya perkotaan yang unik interpretatif telah terbentuk dalam struktur pola pikir masyarakat kota Jakarta. Secara konkret ataupun ideologi, semua orang memiliki tanggapannya sendiri tentang gejala yang dihadapinya.
Penyikapan dalam proses adaptasi masyarakat Jakarta terhadap budaya urban menjadi suatu masalah tersendiri. Seringkali ketidak sesuaian penyikapan tersebut terjadi ketika adanya kesalahan interpretasi suatu nilai objektivitas dalam masyarakatnya. Dengan segala kemajemukan masyarakat Jakarta, perlu dilihat bahwa background kultur yang beragam mempengaruhi cara pandang berikut aplikasinya terhadap sistem yang berlaku. Jakartapun dapat menjadi sebuah objek ataupun subjek dalam pembentukan pola masyarakat tersebut.
WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
pendataan : 14-22 desember 2009
PRESENTASI
Tanggal : selasa,22 Desember 2009
Tempat : serrum, jl. kayumanis II No. 12, kayu manis jakarta timur’ 13130 ( 021-8194737)
EKSEKUSI & PAMERAN
Tanggal : selasa, 29 Desember 2009
Tempat : Terowongan jl. Blora & Terowongan jl. Dukuh atas
KETENTUAN
* mengisi formulir pendataan.
* mengikuti presentasi karya.
* biaya produksi tanggung sendiri.
more info :
/ oombow 08176816556 / 021-71220482
/ serrum 021-8194737
Pembukaan Pameran Tunggal Eko S Bimantara, KRL Edisi Spesial: ‘Baca Komik’

Eko S Bimantara (kiri), bersama kurator sekaligus project officer pameran M. Sigit Budi. S.Pd

Salah satu karya mural yang ditampilkan dalam pameran
Pembukaan pameran perdana yang di selenggarakan oleh galeri Serrum ini di meriahkan oleh sekitar 40 orang, pameran KRL Edisi Spesial: ‘Baca Komik’ ini dibuka pada pukul 16.40 sore tanggal 12 Desember 2009 di Serrum, mundur dari waktu yang direncanakan karena sempat hujan. Pameran ini juga terdapat penjualan Buku Komik ‘Guru Berdiri Murid Berlari’ terbitan Gradien Mediatama, dengan harga spesial kepada pengunjung pameran. Karya yang ditampilkan yaitu komik dalam kanvas dan mural.



