Follow Serrum_ on Twitter

News for the ‘project’ Category

LET’S PIMP YOUR DRAWING BOOK dan LET’S PIMP 2 GUNUNG: Menggugah Kebermainan lewat Facebook

Karya Ryan The Popo dalam LETS PIMP YOUR DRAWING BOOK


Karya MG Pringgontono dalam LETS PIMP YOUR DUA GUNUNG

Situs jejaring sosial Facebook kini bukan sekedar wahana berbagi suka dan beragam minat saja. Oleh seniman MG Pringgotono atau akrab disapa Emji dari komunitas Serrum ia menyodorkan tantangan berkarya kepada siapa saja yang berminat memodifikasi gambar melalui Facebook.

Pada projek pertamanya ia menyodorkan tantangan memodifikasi kaver buku gambar ikon warna kuning yang sedang tersenyum produksi Hidayat Jaya yang mirip dengan ikon Yahoo.

Peminatnya cukup banyak dan Emji selaku penggagas tak membatasi siapapun boleh tampil dengan karyanya. Dari 393 member yang terdaftar projek ini berhasil melibatkan 113 karya yang dihasilkan dari 100 kreator berbagai latar belakang mulai dari desainer grafis, seniman, mahasiswa, siswa SMA, dll dari berbagai kota. Cukup menarik jika melihat apa yang sudah dihasilkan dari projek ini.
Berbagai macam modifikasi yang dihasilkan (rata-rata melalui karya digital) sangat beragam dan membuat kita bakal tersenyum-senyum menyaksikan
ikon gambar bulatan kuning yang sedang tersenyum ini “diperkosa” atas nama kreativitas. Keseluruhan karya ini dipamerkan juga dalam bentuk
video dan cetak di acara Fixer North Art Space, Ancol, Jakarta dari tanggal 18 Juni-28 Juni 2010.

Hasilnya lucu-lucu. Misalnya karya Rheean’s VictoriaBlue (kebetulan para pesertanya rata-rata menggunakan nama alias di Facebook) yang memodifi
kasi ikon kaver buku gambar ini menjadi penuh darah dan gigi-gigi yang runcing sehingga ikon tersebut tak lagi tersenyum melainkan menyeringai.
Atau karya Randy Nurzain yang menambahkan rambut ikal dan bibir berlipstik. Lucunya lagi ada yang membubuhkan foto Luna Maya dan Ariel, 2 artis yang sedang hangat dibicarakan di media massa belakangan ini di atas ikon buku gambar tersebut. Selain itu ada pula yang membubuhkan logo grup musik Slank, menambahkan helm di atas kepala ikon tersebut atau mengubahnya menjadi wajah yang mirip tokoh kartun Spongebob.

Tentu saja di sini tak dicari semacam kompetisi siapa gambar terbaik ihwal “memperkosa” ikon buku gambar tersebut. Melainkan hanya untuk
mengaduk-aduk ikon buku gambar yang legendaris itu menjadi karya baru yang lucu, unik serta menggemaskan. Walau demikian terasa ada
permainan seru di atas bidang-bidang ikon yang sudah sangat dikenal itu. Konon desain buku gambar produk Hidayat Jaya ini juga dipakai oleh produk buku gambar lain, yaitu produk AA. Bedanya kalau produk AA digambar di atas bidang berwarna merah. Menyimak ikon yang
mirip ikon Yahoo ini kita berpkir jangan-jangan desainernya sama. Sayangnya sampai sekarang desainernya anonim alias tak diketahui. Padahal meski sederhana gambarnya jangan-jangan mengilhami ikon Yahoo yang kita kenal sekarang ini.

Dan permainan di atas ikon buku gambar tersebut nampaknya berhasil dengan terjaringnya 133 gambar sehingga kita bisa menyaksikan segala rupa permainan bentuk yang ditawarkan di atas potongan bidang warna kuning yang rata-rata diulang secara repetitif (tidak terlalu melenceng dari ikon aslinya).
Karena ini adalah tawaran “suka-suka” maka sebagai “seniman modern” (ya, begitulah kita dengan hormat menyebut para peserta tawaran ini) kita bisa menyimak permainan visual di atas bidang legendaris itu. Sederhana memang. Tapi dari kesederhanaan itu muncul kebermainan yang menggugah memori kita terhadap buku gambar yang sangat akrab di mata di saat kanak-kanak kita.

Selanjutnya Emji menawarkan tantangan bebas memodifikasi gambar 2 gunung yang juga (lagi-lagi) tak bisa lepas dari memori kanak-kanak kita sewaktu ada pelajaran menggambar. Gambar 2 gunung, sawah kotak-kotak dan rumah, matahari di tengah gunung seolah-olah menjadi “diktum” gambar kanak-kanak kita sehingga hasilnya seragam. Tiada yang bisa disalahkan juga kenapa rata-rata hasilnya bisa sangat kompak dan sama semua pada waktu itu, karena tak semua guru yang mengajarkan gambar pada waktu itu memang bukan guru gambar sebenarnya (atau malah nggak bisa gambar sebenarnya) sehingga ia menyodorkan “pattern” yang “harus” ditiru. Lucu memang.

Dari tawaran memodifikasi 2 gunung ini terjaring 170 anggota dengan 34 karya. Tentu saja daftar ini akan semakin bertambah.

Dan kita sebagai penikmat bisa terhibur menyimak macam-macam modifikasi yang ditawarkan. Seperti misalnya karya Sindi Ibnusina yang mengubah kedua gunung “yang sangat legendaris itu” menjadi gambar 3 piramid dengan gambar mata di atasnya. Atau karya Chaka Endiers yang menjadikan 2 gunung itu menjadi kaver buku pelajaran Matematika terbitan Balai Pustaka dengan mengubah kedua gunung itu menjadi dua penggaris segitiga sedangkan jalan di tengah diubah menjadi penggaris. Ada lagi karya Kelli Mandalina yang mengubah 2 gunung itu menjadi tumpukan es krim warna-warni yang menggoda dan menggugah selera.

Karya Kelli ini nampak mencoba “mengelola” warna-warni yang riang, begitu juga karya Jeany Pebriwayani yang mengubah 2 gunung tadi menjadi gambar 2 orang yang mengenakan topi kertas berbentuk segitiga dari koran dengan diberi warna-warni di kanan-kiri yang meriah berkesan kanak-kanak sehingga “pattern” 2 gunung tersebut tampak hilang sama sekali.

Ada pula karya Dio Lombardo Jordison yang mengubah 2 gunung legendaris tersebut menjadi gunung es pada bidang sebelah kanan, ditambahkan gambar-gambar dinosaurus di sisi jalan raya. Hasilnya jadi terkesan surealis yang berfungsi sebagai penyegar ide. Ada juga karya Robo Wobo yang mengubah gambar sawah didepannya menjadi gambar seorang pengendara sepeda motor.

Seperti halnya tawaran pada “drawing book” di sini yang ditampilkan adalah kebermainan mengolah pola atawa “pattern” yang legendaris itu menjadi sebentuk karya baru yang kuat unsur kebermainannya.

Selamat bermain!

Rawamangun, Juni 2010

Ditulis oleh: Donny Anggoro

Posted: Juli 5th, 2010
Categories: project
Tags:
Comments: No Comments.

HAH Project, Support Local Product







Terowongan Ceger, TMII, Jakarta Timur, 20 maret 2010 dimulai pukul 22.00 WIB, para Street Artist Jakarta kembali ber-’HAH’-ria dengan wheat paste, stencil, poster, grafiti dan muralnya. Puluhan Artist dari beberapa komunitas di Jakarta berkumpul dan berkarya bersama meramaikan terowongan itu, beberapa diantaranya yakni;  Mulo Young, Kampung Segart, The Popo, Atap Alis, Stenzilla, RhaRhaRha, Jah Ipul, Speak Lala dan Garis Keras, Kuas ‘n’ Roll, JAR, PLSCK, dll.

Yang disuarakan adalah ‘Support Your Local Product’.

Sejak 1 Januari 2010 ini, ASEAN termasuk Indonesia memulai free trade agreement di 14 sektor industri. Ternyata dampaknya terhadap industri dalam negeri menjadi negatif, dan membuat kepanikan para pengusaha dalam negeri melihat persaingan produk perdagangan. Kurangnya sosialisasi kebijakan mengakibatkan banyaknya perusahaan kecil terancam gulung tikar, dan sudah tentu kita sebagai warga Indonesia seharusnya menanam sikap untuk selalu menggunakan produk dalam negeri yang memang sebenarnya tidak kalah dibanding produk luar untuk membantu perekonomian negara kita.

Project HAH

Adalah ajakan kepada para penggiat seni untuk berkarya bersama di jalan, membahas fenomena sosial yang sedang berkembang, melalui media grafiti, wheat paste, mural, poster, stiker, stensil, dll.



Posted: Maret 23rd, 2010
Categories: project
Tags:
Comments: 1 Comment.

L.O.V.E

loveproject

L.O.V.E (Life on Visual Emotion)

Pameran kolaborasi
M.Sigit B.S, Ludzfi Sabdakir dan JJ Adibrata
Galeri Serrum , 12 Februari 2010

“love is more than just a game for two..” (Nat King Cole)

Di suatu sore yang pengap, entah mengapa si office boy kami senyum-senyum sendirian setelah baru saja menghilang selama beberapa jam. tanpa ditanya dia menginformasikan sesuatu “ gw abis aja making love bang dakir…”. Sekedar informasi, office boy kami itu kurang memahami arti kata “making love” tersebut, dan dia menafsirkan kata “making love” itu sama dengan kata bertemu dengan pasangan atau “pacaran”. Lucu memang bahwa OB(Office Boy) kami lebih memilih kata “making love” dibanding kata yang umum digunakan masyarakat indonesia seperti “pacaran”. Sebegitu dahsyatnya-kah kata love itu?. Lantas kemudian terbentuk sebuah asumsi, emang apa sih “Love (Love/lav/ kb: cinta) ” ?. “Genit ah,.. ini soal pacaran yah…” hmm… engga juga sih.. emang kalo gw cinta ama kucing gw (kami namai kucing kami “Sapi” karena bercorak hitam putih yang mirip dengan seekor sapi) berarti gw lagi pacaran ama tu kucing?. Atau kalau gw sayang sama sebuah sepatu converse robek jadul gw itu berarti gw sedang pacaran sama tuh sepatu?.. engga juga kan.. Mengambil jalan singkat, kami mengeneralisasi bahwa cinta itu adalah sebuah SEMANGAT..!!. Iya-loh, semangat membagi, semangat memberi, semangat menerima, semangat berubah, bisa dianalogikan sebagai cinta. Ya ga.? Hahay,.

Dan kemudian kami mencoba menginterpretasikan kata “LOVE” dengan cara kami sendiri. Tak dapat dipungkiri bahwa kami hidup dengan berada di dunia visual. Dengan cara visual-lah kami mengaspirasikan ide. Maka dilandasi dengan kebanggaan akan latar belakang pendidikan yang sama (pendidikan seni rupa) serta berbagai pengalaman tentang semangat “LOVE” yang pernah ada, kami mengusik memori kami tentang “LOVE” lewat berbagai bentuk yang dapat dinikmati bersama. Hasilnya adalah, sebuah kolaborasi kerja antara kami bertiga tentang bermacam cerita atau pengalaman pribadi dari kata “LOVE” lewat medium visual.

Kami nantikan kedatangan kalian dengan membawa semangat “LOVE”..
mumpung deket-deket valentine nih..
Aku sayang kamyu..!!

Special perfomance by:
*” Versus sensasi” in collaborate with “The Weekend Project”

Posted: Januari 29th, 2010
Categories: info, project
Tags:
Comments: No Comments.

Project Akhir Tahun 2009

PAT 2009_14edit

PAT 2009_4

PAT 2009_40

Selasa 29 Desember 2009, Dukuh Atas, Jakarta

Ini adalah hasil eksekusi Project Akhir Tahun dari Propagraphic, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, eksekusi kali ini hanya bertempat disatu titik, yaitu terowongan Dukuh Atas. Aksi ini berhasil menampilkan berbagai macam karya dan diikuti oleh beberapa komunitas-komunitas street art yang ada di Jakarta, seperti Stiker Serbu (karya wheat paste), Corat-Coret (Mural), Carter Paper (Mural). Beberapa komunitas dari Seni Rupa UNJ seperti Garis Keras (Mural), Speak Lala (Mural), SR 2009 (Mural) dan beberapa artisan lain seperti Rha Rha Rha (Poster dan Stiker), attomatic (Poster dan wheat paste), Bois (poster), Jah Ipul (poster), Kak Said ( poster), Isrol Triono (wheat paste),  Selo (stencil), siluman banci (wheat paste), ekotoon (wheat paste), Monyols (wheat paste), Helo Guno (Mural), Jin (poster), Sunu (poster), emjie (wheat paste), Mamang Dika (poster dan wheat paste), Welly (poster), Robowobo (wheat paste), Arman (Poster), Ronal dan Hamdi (Mural), dan Toni Malakian (Mural).

Lihat juga di:

http://propagraphic-movement.blogspot.com/

Posted: Januari 1st, 2010
Categories: program, project
Tags:
Comments: No Comments.

HAH Project tribute to GURU

Posted: Desember 1st, 2009
Categories: project
Tags:
Comments: No Comments.

Street Art Tribute To Guru

15367_185793373613_533963613_2793786_4232233_n

15367_185790683613_533963613_2793773_6453972_nKarya-karya mural dan poster bertema guru ini dapat dilihat di tembok terowongan Blora, Jakarta Pusat. Sebuah aksi seni jalanan yang diselenggarakan oleh Propagraphic Movement dalam HAH PROJECT berjudul: ’street art tribute to GURU’. Kegiatan ini merupakan ajakan bagi para street artist untuk berkarya meyuarakan rasa terima kasih terhadap jasa guru melalui medium seni dalam bentuk seni mural, dan poster. Eksekusi karya-karya ini dilakukan secara bersama-sama pada pagi dini hari tanggal 25 november 2009 yang memang bertepatan dengan hari Guru Nasional. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa komunitas dan perorangan  yang aktif dalam dunia Street Art Jakarta.

Lihat juga:

http://propagraphic-movement.blogspot.com/

Posted: November 28th, 2009
Categories: program, project
Tags:
Comments: 2 Comments.

KURU KARA KARIKATUR 2009

DSC_0702

Rabu tanggal 21 Oktober lalu, Kuru Kara Karikatur, event gambar karikatur 1000 wajah kembali di selenggarakan dan berhasil menciptakan huru-hara di sekitar taman Seni Rupa UNJ. Dari ke-25 karikaturis, telah tercipta 1010 karya karikatur yang di selesaikan dalam kurang lebih 10 jam.
Event ini kembali menarik antusiasme publik, khususnya mahasiswa di sekitar UNJ, karena semua orang boleh mendapatkan sebuah karya karikatur wajah dengan cuma-cuma. Karikaturis memberikan sumbangsih yang cukup besar disini, namun feedbacknya adalah pembelajaran dalam interaksi publik dan metode pelatihan skill drawing ilustratif sekaligus show off kemampuan berkesenian mahasiswa Seni Rupa di lingkungan umum.

Lihat juga disini:

kurukarakarikatur.blogspot.com

Posted: Oktober 28th, 2009
Categories: project
Tags:
Comments: 2 Comments.

KURUKARAKARIKATUR 2008

..during the process (production)..

..the result..

..and many more…

Project Officer : Eko S. Bimantara

Karikaturnis : Arief “Atto” Widiarso, Deny Wonk, MG Pringgotono, Dina Lestari, Dindin Rasyidin, Ebol Punker, Nendi, Dimas Yulianto, M. Saleh, Eko S. Bimantara, Diki, Haris, M. Khotibul Umam, Rahmat, Indra Jadul, JJ Adibrata, Luqman, Muslih, Ochi, Sigit

Posted: November 21st, 2008
Categories: project
Tags:
Comments: No Comments.

KURU KARA KARIKATUR

“sebuah event drawing karikatur on the spot oleh para karikaturis senirupa UNJ, yang juga merupakan uji coba dalam pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk jumlah hasil karikatur terbanyak mencapai 1000 wajah”

mari bersama ikut dalam kemeriahan event karikatur ini, abadikan wajah anda menjadi karikatur yang menarik..  GRATISS!

serrum:021.4786.9740 atau eko:085691895316

Posted: Oktober 21st, 2008
Categories: project
Tags:
Comments: 2 Comments.

Road trip milk to the childs..

“..sebuah project nonkomersil dalam men-support anak-anak yatim piatu atau pun dhuafa usia 3-12 tahun melalui kegiatan pendistribusian / pembagian susu secara gratis untuk dapat dikonsumsi oleh anak-anak tersebut.Kenapa susu? karena susu merupakan minuman yang menyehatkan mengandung banyak vitamin, nutrisi dan protein yang diperlukan anak-anak sebagai upaya dalam membantu pertumbuhan fisik dan fungsi otak lebih optimal.Disamping itu akibat situasi kondisi membuat mereka jarang meminum susu, bahkan banyak diantaranya belum pernah minum susu.Oleh karena itu project ini di gagas dan dijalankan.Sebagai upaya membantu anak-anak indonesia menjadi sehat dan pintar”.

1.Rumah Atap Alis, Centex, Jakarta Timur

11.JPG

2.JPG

3.JPG

4.JPG

6.JPG

dsc03994.JPG

7.JPG

8.JPG

2. Rumah Qur’an, Klender, Jakarta Timur

10.JPG

111.JPG

dsc04011.JPG

dsc04006.JPG

3. Yayasan Istiqomah, Kalibata, Jakarta Selatan

14.JPG

15.JPG

17.JPG

18.JPG

19.JPG

21.JPG

24.JPG

25.JPG

kerja bareng Nutricia @ 2008

Posted: Juni 13th, 2008
Categories: project
Tags:
Comments: 1 Comment.