Nama serrum tak ada hubungannya dengan darah, tapi berasal dari dua kata bahasa inggris, “share room” yang berarti “ruang berbagi “.
Nama tersebut yang dipilih oleh sejumlah mahasiswa Jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta sebagai sebuah nama organisasi. Serrum mempunyai fokus pada kegiatan seni rupa dan pendidikan, sesuai dengan latar pendidikan keguruan di almamater mereka.
Serrum sendiri terdiri dari para lulusan Jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta yang tetap bekerja secara professional di Serrum serta mahasiswa yang masih menjalani masa studi di Jurusan Seni Rupa di Universitas Negeri Jakarta.
Serrum didirikan oleh MG Pringgotono, Arif Kurniawan, Arief Rachman, M. Sigit Budi S, JJ Adibrata, Gunawan Wibisono, dan RM Herwibowo Jakarta pada tahun 2006. Fokus serrum terletak pada pengkajian masalah-masalah sosial melalui medium seni rupa.
Program Serrum meliputi proyek dan Pameran Seni Rupa, Propaganda Grafis, Residensi, Workshop dan penerbitan komik. Kegiatan yang dilakukan selain berkesenian adalah melakukan lokakarya ke sekolah-sekolah dan membuka kelas menggambar untuk anak-anak. Dalam program sosial Serrum bekerja sama dengan Rumah Bambu dalam membantu anak jalanan dan yatim piatu dengan membuatkan perpustakaan, menyumbang buku, serta mengadakan berbagai pelatihan- dari bahasa inggris sampai P3K, menggambar, sampai jalan-jalan bersama ke Kebun Binatang Ragunan.
Serrum mempunyai kecenderungan karya seperti mural, lukis, komik, fotografi, poster, patung, video, grafis, airbrush, desain, dan istalasi. Pengerjaan karya dilakukan oleh Serrum secara mandiri maupun hasil dari keterlibatan mereka dengan organisasi lain seperti Dewan Kesenian Jakarta, Pusat Kebudayaan Perancis, Pusat Kebudayaan Jerman, ruangrupa, Tempo Institute, Komunitas Atap Alis, RESPECTA STREET ART GALERY, Forum Lenteng, H.O.N.F, dan Sanggar Anak Akar.
Kontak:
Alamat : Jln. Kayu Manis II, no.12, Jakarta Timur, Indonesia
Email : serrum_studio@yahoo.com
Telp : 021-819 4737
English:
Serrum has nothing to do with blood. It takes the name after two English words, “share room”, meaning the place to share.
The name was appointed by some students majoring Fine Arts in Jakarta State University (Universitas Negeri Jakarta or UNJ) as the name of the organization. Serrum mainly focusing on fine arts activities and education, in conform to the teaching background of their alma mater.
Serrum comprises of the graduates of Fine Arts major from Jakarta State University who professionally work in Serrum and the students who are still actively pursuing their study in the same major and university.
Serrum’s founding fathers are MG Pringgotono, Arif Kurniawan, Arief Rachman, M. Sigit Budi S, JJ Adibrata, Gunawan Wibisono, and RM Herwibowo, established in Jakarta, 2006. Serrum also focuses on social critics through arts as the medium.
Serrum programs cover arts project and exhibition, Graphic Propaganda, Residency, Comic Workshop and Publishing. Not only actively involved in arts, there are also workshops in schools and drawing class for children. In working on social program, Serrum has collaborated with Rumah Bambu to assist street children and orphans in making library, book collecting, and organizing some training classes such as English course, first aid, drawing, and field trip to Ragunan Zoo.
Serrum tends to produce mural, paintings, comics, photography, poster, sculpture, video, graphics, airbrush, design and installation. Serum also works both individually and in collaboration with other organizations such as Jakarta Arts Council, France Culture Center, German Culture Center, ruangrupa, Tempo Institute, AtapAlis Community, RESPECTA STREET ART GALERY, Forum Lenteng, H.O.N.F and Sanggar Anak Akar.
Contact:
Address : Kayu Manis II street, no.12, East Jakarta, Indonesia
Email : serrum_studio@yahoo.com
Phone : 021-819 4737
