5 Fungsi Kartu Menuju Sehat bagi Anak dan Orang Tua

Memantau perkembangan pertumbuhan buah hati tentu menjadi tugas orang tua. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan agar buah hati tumbuh dengan sehat dan sesuai tahap usia. Salah satu media yang digunakan untuk memantau pertumbuhan tersebut adalah Kartu Menuju Sehat atau biasa disebut sebagai KMS.

Fungsi KMS

KMS ini merupakan kartu yang berisikan grafik tinggi badan, bobot tubuh, serta data vaksin yang harus diberikan kepada anak. Kartu ini juga memuat panduan pengasuhan yang penting bagi buah hati. Meskipun bentuk kartunya sederhana, namun ternyata ada banyak fungsi penting di dalamnya. Berikut adalah 5 fungsi KMS yang sebaiknya dipahami oleh para orang tua:

  • Sumber Pengetahuan Orang Tua

Kartu ini dapat dijadikan sebagai sumber pengetahuan bagi orang tua. KMS biasanya memuat informasi dasar mengenai pengasuhan dan perawatan anak. Salah satunya adalah informasi mengenai tahap perkembangan anak dan tahap pemberian makanan kepada anak sesuai usia. Ini menjadi sumber informasi yang penting agar orang tua tidak salah ambil langkah perawatan anak mereka.

  • Data Pertumbuhan

KMS memuat grafik pertambahan tinggi badan dan bobot tubuh. Penimbangan berat serta pengukuran tinggi akan dilakukan secara berkala. Hasilnya akan ditempatkan dalam grafik dan bisa menjadi sumber data pertumbuhan si kecil. Jika grafiknya bagus dan selalu dalam area hijau maka pertumbuhan anak bisa dikatakan normal.

  • Pedoman Kondisi Kesehatan

Kartu Menuju Sehat juga bisa menjadi pedoman kondisi kesehatan si kecil. Saat melakukan konsultasi dengan tenaga kesehatan, maka KMS ini bisa dijadikan acuan informasi yang akurat. Dari KMS bisa dilihat seperti apa peningkatan bobot tubuh dan tinggi badan anak. Bisa dipantau juga apakah anak pernah mengalami status gizi buruk atau tidak. 

  • Acuan Vaksin

Salah satu informasi yang ada di dalam KMS adalah daftar pemberian vaksin sesuai tahap usia. Itulah mengapa KMS ini digunakan pula sebagai acuan dalam pemberian vaksin untuk si kecil. Petugas kesehatan dapat menggunakan KMS sebagai petunjuk penyuntikan vaksin. Setiap kali vaksin diberikan, bisa langsung dicatat dalam KMS agar bisa jadi acuan untuk vaksin berikutnya. 

  • Arahan Pemberian Gizi

KMS juga dapat menjadi salah satu alat yang mengarahkan pemberian gizi kepada si kecil. Lewat KMS ini bisa dilihat apakah anak mengalami kekurangan gizi atau tidak. Jika grafik pertumbuhannya seret maka bisa dilakukan perbaikan gizi sesuai tahap usianya. Tentunya langkah perbaikan gizi ini harus lebih dulu dikonsultasikan kepada ahlinya, baik DSA maupun bidan.

Itulah pembahasan singkat mengenai fungsi KMS. Jelas sekali bahwa dokumen ini sangat penting bagi pemantauan pertumbuhan si kecil. Dapatkan informasi menarik lainnya mengenai keluarga, tumbuh kembang anak, dan gaya hidup di Artikel Rupa Rupa Orami.

Tinggalkan komentar