Kontingen Garuda dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB

Dalam misinya melindungi perdamaian dunia, Perserikatan Bangsa- bangsa( PBB) memiliki Peacekeeping Operation( UNPO) ataupun Misi Pemeliharaan Perdamaian( MPP). Dikutip dari web Departemen Luar Negara, kedudukan MPP PBB awal mulanya memelihara gencatan senjata serta stabilisasi suasana dalam perang. Gencatan senjata berarti buat berikan peluang usaha politik serta diplomasi selaku penyelesaian konflik. Dengan berakhirnya Perang Dingin, tugas MPP PBB berganti dari misi” tradisional” yang mengedepankan tugas- tugas militer, jadi misi yang lebih luas. Misi yang tadinya mengaitkan tentara, saat ini lebih banyak mengaitkan polisi serta faktor sipil.

Watak dari konflik yang wajib dialami oleh MPP PBB pula berganti. Tadinya, MPP PBB menanggulangi konflik antarnegara. Tetapi dikala ini, MPP PBB dituntut buat bisa diterjunkan pada bermacam konflik internal serta perang kerabat. MPP PBB pula dihadapkan pada realita terus menjadi meningkatnya konflik yang bertabiat asimetris, ancaman kelompok bersenjata, terorisme serta radikalisme, dan penyakit meluas pengiriman misi garuda ke luar negeri pertama kali ke .

Kedudukan Indonesia dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB Indonesia ikut serta dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB. Cocok Pembukaan Undang- undang Dasar 1945 alinea IV, salah satu tujuan negeri ialah melindungi kedisiplinan dunia bersumber pada kemerdekaan, perdamaian abadi, serta keadilan sosial. Dilansir dari PBB serta Organisasi Internasional( 2018), keterlibatan Indonesia semenjak tahun 1957 sudah diakui bermacam pihak.

Indonesia diberi keyakinan oleh PBB buat mengirim personel keamanan terbaiknya dalam melaksanakan Misi Pemerliharaan Perdamaian. Pasukan tentara, kepolisian, serta sipil Indonesia diketahui dengan nama Kontingen Garuda. Berikut catatan Misi Pemeliharaan Perdamaian yang mengaitkan Kontingen Garuda: Kontingen Garuda I, dikirim pada 8 Januari 1957 ke Mesir Kontingen Garuda II, dikirim ke Kongo pada 1960 Kontingen Garuda III, dikirim ke Kongo pada 1962 Kontingen Garuda IV, dikirim ke Vietnam pada 1973 Kontingen Garuda V, dikirim ke Vietnam pada 1973 Kontingen Garuda VI, dikirim ke Timur Tengah pada 1973 Kontingen Garuda VII, dikirim ke Vietnam pada 1974 Kontingen Garuda VIII, dikirim dalam rangka misi perdamaian PBB di Timur Tengah pasca- Perang Yom Kippur antara Mesir serta Israel Kontingen Garuda IX, dikirim ke Iran serta Irak pada 1988 Kontingen Garuda X, dikirim ke Namibia pada 1989

Baca Juga : Perangkat Lunak Game Gratis Memberikan Kesenangan dengan Nilai tertentu

Kontingen Garuda XI, dikirim ke Irak serta Kuwait pada 1992 Kontingen Garuda XII, dikirim ke Kamboja pada 1992 Kontingen Garuda XIII, dikirim ke Somalia pada 1992 Kontingen Garuda XIV, dikirim ke Bosnia serta Herzegovina pada 1993 Kontingen Garuda XV, dikirim ke Georgia pada 1994 Kontingen Garuda XVI, dikirim ke Mozambik pada 1994 Kontingen Garuda XVII, dikirim ke Filipina pada 1994 Kontingen Garuda XVIII, dikirim ke Tajikistan pada November 1997 Kontingen Garuda XIX, dikirim ke Sierra Leone pada 1992- 2002 Kontingen Garuda XX, dikirim ke Bungo, Kongo pada 6 September 2003 serta bertugas sepanjang satu tahun Kontingen Garuda XXI, menjajaki misi perdamaian PBB di Liberia( UNMIL) Kontingen Garuda XXII, menjajaki misi perdamaian PBB di Sudan( UNMIS)

Tinggalkan komentar